PREVIEW Grup E: Brasil - Swiss

PREVIEW Grup E: Brasil - Swiss

Brasil akan memulai kampanye mereka sebagai favorit juara Piala Dunia 2018 dengan melakoni laga perdana Grup E kontra Swiss di Rostov Arena, Senin (18/6) dini hari WIB.


Selecao, yang merupakan lima kali peraih titel Piala Dunia, memiliki bekal positif di bawah arahan Tite dengan menjadi tim pertama yang memastikan lolos ke Rusia tahun ini melalui jalur kualifikasi.

Tangan dingin Tite berhasil mengembalikan kedigdayaan Brasil, yang baru sekali menelan kekalahan dari total 21 pertandingan yang dilalui bersama sang juru taktik berusia 57 tahun.

Neymar dan kolega menjadikan turnamen kali ini sebagai ajang penebusan edisi 2014 lalu, setelah gagal mengangkat trofi di hadapan publik sendiri akibat dibantai Jerman secara tragis 7-1 di semi-final.


"Skor 7-1 sudah tak lagi berada dalam benak kami sekarang ini, kami punya level untuk bisa menjadi juara lagi dan menulis sejarah kami sendiri," tegas Thiago Silva yang turut merasakan kepedihan empat tahun lalu.

"Kami datang dengan kepercayaan diri yang lebih baik," imbuh Paulinho. "Brasil memiliki persiapan lebih baik dengan banyak cara. Itu [kekalahan telak] hanyalah bagian dari sepakbola. Dalam empat tahun Anda belajar banyak hal."

Menghadapi Swiss jelas bukan merupakan ujian mudah bagi Brasil. Wakil Eropa mampu berdiri di peringkat keenam FIFA setelah sukses menyapu sembilan kemenangan beruntun dalam babak kualifikasi.


Pasukan Vladimir Petkovic juga berada dalam performa terbaik kala melakoni persiapan sebelum terbang ke Rusia, tak terkalahkan dalam empat laga uji coba termasuk menahan imbang Spanyol 1-1.

Fokus utama Swiss untuk laga ini tertuju pada kembalinya Neymar yang memperkuat Brasil selepas menjalani masa pemulihan cedera.

"Tentu saja Neymar adalah pemain yang luar biasa," ujar Petkovic. "Sulit untuk menjaganya sepanjang pertandingan. Bersama dengan Cristiano Ronaldo, ia merupakan pemain terkuat di dunia dan kami harus menyiapkan mental."



PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Brasil (4-3-3): Alisson; Danilo, Thiago Silva, Miranda, Marcelo; Casemiro, Paulinho, Philippe Coutinho; Willian, Gabriel Jesus, Neymar.

Swiss (4-2-3-1): Sommer; Lichtsteiner, Schaer, Akanji, Rodriguez; Behrami, Xhaka; Shaqiri, Dzemaili, Zuber; Seferovic.



TAHUKAH ANDA?


  • Pertemuan terakhir antara Brasil dan Swiss terjadi di tanah Brasil pada 1950, saat itu berakhir imbang 2-2.
  • Brasil memenangkan Piala Dunia lebih banyak dari kontestan lain, sebanyak 25% dari turnamen yang sudah dimainkan sejauh ini (5 dari 20). Mereka juga merupakan tim terakhir yang mampu juara beruntun (1958, 1962).
  • Brasil merupakan satu-satunya tim yang selalu ambil bagian di Piala Dunia sejak 1930; ini akan menjadi penampikan ke-21 mereka yang juga sama dengan jumlah turnamen digelar.
  • Brasil tak terkalahkan dalam 12 laga fase grup terakhir dan menang 10 kali (I2), kekalahan terakhir datang pada 1998 lawan Norwegia. Faktanya, Brasil selalu memuncaki grup sejak 1982 dan terakhir gagal melaju pada 1966.
  • Brasil juga memenangkan 16 dari 18 laga pembuka di Piala Dunia (I2). Terakhir kali mereka kalah di laga perdana adalah ketika ditekuk Spanyol 3-1 pada 1934.
  • Swiss tak terkalahkan dalam laga pembuka dari empat penampilan terakhir di Piala Dunia, dua di antaranya berakhir dengan kemenangan (vs Spanyol pada 2010, Ekuador pada 2014).
  • Swiss lolos ke Piala Dunia ke-11 mereka setelah menyingkirkan Irlandia Utara di babak play-off. Ini merupakan penampilan keempat mereka secara beruntun yang menyamai catatan mereka sebelumnya (4 dari 1934 hingga 1954).
  • Neymar terlibat dalam lima dari 11 gol Brasil di Piala Dunia terakhir (4 gol, 1 assist). Ia juga paling banyak terlibat dalam gol di antara pemain lain di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL (6 gol, 8 assist).
  • Xherdan Shaqiri terlibat langsung dalam lima dari enam gol Swiss di turnamen mayor (4 gol, 1 assist). Ia juga merupakan pemain terakhir yang mencetak gol di Piala Dunia edisi lalu (vs Honduras, 24 Juni 2014).
  • Masuk sejak Juni 2016, Tite akan menjalani Piala Dunia pertama bersama Brasil. Timnya mengoleksi 41 poin di babak kualifikasi, menang 12 dan kalah sekali dari 18 laga. Rekor terbaik setelah Argentina (43 poin dalam kualifikasi Piala Dunia 2002).

Ini merupakan Piala Dunia pertama bagi Vladimir Petkovic sebagai manajer dan turnamen mayor kedua bersama Swiss setelah Euro 2016, di mana timnya tak terkalahkan kecuali adu penalti (M1 I3).


PREDIKSI GOAL INDONESIA: Brasil 2-0 Swiss

Sumber




Contact Us

Name

Email *

Message *

Popular Post

Categories

Arsip Blog